Bolehkah meminta penguji IELTS mengulang pertanyaan?
Jawaban singkat
Boleh, dan itu tidak menurunkan skormu. Panduan IDP menyatakan kamu tidak kehilangan nilai kalau perlu meminta penguji mengulang pertanyaan. Yang bisa dilakukan penguji berbeda di tiap part: di Part 1 mereka akan mengulang pertanyaan yang sama dengan berusaha mengucapkannya lebih jelas atau lebih pelan, sedangkan di Part 3 mereka bisa menyampaikannya dengan kata-kata lain.
Bagian dari Tes IELTS Speaking, terjawab
Hampir setiap peserta tes, di lubuk hati, percaya bahwa meminta bantuan dalam ujian bahasa Inggris pasti berarti mengakui bahasa Inggrisnya lemah. Itulah alasan orang menebak pertanyaan yang hanya setengah terdengar, lalu bertanya-tanya mengapa jawabannya dinilai keluar topik. Panduan resmi justru mengatakan sebaliknya.
Apa yang sebenarnya dikatakan panduan itu
Panduan IDP tentang menghadapi pertanyaan yang tidak jelas menyatakannya tanpa syarat: kamu tidak kehilangan nilai kalau perlu meminta penguji mengulang pertanyaan. Halaman IDP tentang mitos tes Speaking melangkah lebih jauh dan menyebut bahwa meminta penguji mengulang pertanyaan atau mengucapkannya dengan cara lain agar kamu lebih paham jelas boleh dilakukan.
Tidak ada hukuman untuk ini, tidak ada catatan yang dibuat, dan tidak ada kriteria yang mengukur berapa pertanyaan yang langsung kamu pahami sejak pertama kali.
Apa yang berubah antara Part 1 dan Part 3
Inilah detail yang tidak diketahui kebanyakan peserta tes, dan detail ini mengubah apa yang akan kamu dengar sebagai balasan.
Di Part 1, penguji hanya akan mengulang pertanyaan yang sama, meskipun mereka akan mencoba mengucapkannya lebih jelas atau lebih pelan. Susunan katanya tetap. Kalau masalahmu satu kata yang tidak kamu kenal, mendengarnya untuk kedua kali belum tentu menyelesaikan masalah.
Di Part 3, penguji boleh merumuskan ulang pertanyaan. Itu memberimu versi kedua yang benar-benar berbeda untuk dikerjakan — kosakata lain, sering kali dengan struktur yang lebih sederhana — persis yang kamu butuhkan di bagian tes tempat pertanyaannya paling abstrak.
Dengan tahu kamu sedang berada di part mana, kamu tahu apa yang perlu diminta. Di Part 1, minta pengulangan dan dengarkan kata yang tadi terlewat. Di Part 3, katakan bahwa kamu tidak mengikuti pertanyaannya, jangan hanya meminta pengulangan, karena di sana kamu boleh mendapat versi dengan kata-kata lain.
Cara memintanya
Singkat dan spesifik lebih baik daripada bertele-tele. Panduan IDP mencantumkan frasa seperti:
Pardon? Could you please repeat the question? What do you mean by [word]? I’m sorry, I don’t quite follow. Sorry, I didn’t quite catch the main point of the question.
Dua hal membuat satu permintaan lebih baik daripada yang lain. Permintaan yang menyebut masalahnya — inti pertanyaan, atau satu kata tertentu — memberi tahu penguji apa yang perlu dilakukan secara berbeda. Dan kalimat utuh yang tersusun baik sudah merupakan bahasa Inggris lisan yang dihasilkan di bawah tekanan, yang bukan hal sepele dalam tes bahasa Inggris lisan.
Yang perlu dihindari adalah permintaan yang bukan permintaan: jeda panjang, “sorry” tanpa pertanyaan di belakangnya, atau mengulang kata-kata penguji kepada penguji sendiri sambil berharap ada konfirmasi.
Yang sebenarnya merusak skormu
Bukan bertanya. Menebak.
Kalau kamu menjawab pertanyaan yang kamu dengar keliru, kamu menghasilkan jawaban yang lancar dan tersusun baik untuk pertanyaan yang keliru. Itu masalah koherensi, dan koherensi adalah separuh dari salah satu dari empat kriteria penilaianmu. Diam selama beberapa detik lebih buruk lagi, karena dalam tes yang berlangsung 11–14 menit, penguji membutuhkan aliran bahasamu yang stabil untuk dinilai, dan setiap detik yang kosong menguranginya.
Latih permintaannya sendiri. Ucapkan frasa-frasa itu dengan suara keras sampai keluar secara otomatis, seperti kamu melatih kalimat pembuka untuk Part 2. Yang membeku jarang berupa orang yang tidak bisa berbahasa Inggris — mereka adalah orang yang tidak pernah berlatih apa yang harus dilakukan ketika ada yang sedikit meleset.
Apa artinya bagi skormu
Bandingkan dua peserta tes yang sama-sama salah dengar pertanyaan Part 3. Peserta pertama diam empat detik lalu menjawab pertanyaan yang tidak diajukan, yang terbaca sebagai jawaban di luar topik. Peserta kedua berkata “Sorry, I didn't quite catch the main point of the question” dan mendapat versi yang dirumuskan ulang, lalu menjawabnya dengan benar. Peserta kedua menghasilkan permintaan yang sopan dan tersusun baik, serta jawaban yang relevan. Peserta pertama hanya menghasilkan keheningan dan satu kesalahan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah meminta penguji mengulang pertanyaan menurunkan skor IELTS?
Tidak. IDP menyatakan secara langsung bahwa kamu tidak kehilangan nilai kalau perlu meminta penguji mengulang pertanyaan. Yang justru merusak skormu adalah alternatifnya — diam lama, atau menjawab pertanyaan yang tidak pernah diajukan, dan keduanya memberi penguji lebih sedikit bahasa yang relevan untuk dinilai.
Berapa kali boleh meminta penguji mengulang pertanyaan?
Tidak ada batas yang dipublikasikan, tetapi anggap ini sesuatu yang dipakai saat kamu benar-benar membutuhkannya. Meminta sekali atau dua kali selama tes itu wajar; meminta setelah hampir setiap pertanyaan mulai terlihat seperti masalah listening, bukan kejadian sesekali, dan itu memakan waktu tes yang hanya berlangsung 11–14 menit.
Bisakah penguji menjelaskan arti sebuah kata?
Di Part 1 penguji hanya mengulang pertanyaan yang sama, dengan lebih jelas atau lebih pelan, dan tidak mengubah susunan katanya. Di Part 3 mereka bisa menyampaikannya dengan kata lain. Kalau hambatannya satu kata saja, wajar menanyakan artinya, tetapi jangan berharap mendapat definisi — bersiaplah meminta seluruh pertanyaan diulang.
Apa yang harus saya katakan kalau tidak paham pertanyaannya?
Sesuatu yang singkat, sopan, dan spesifik. Panduan IDP mencantumkan frasa seperti “Could you please repeat the question?”, “What do you mean by [word]?” dan “Sorry, I didn't quite catch the main point of the question.” Menyebutkan bagian yang terlewat lebih baik daripada “Pardon?” saja, karena itu memberi tahu penguji apa yang perlu diperbaiki.
Sumber
- Handling unclear questions in IELTS Speaking: A comprehensive guide — IDP IELTS Australia
- 9 myths about the IELTS Speaking test to debunk — IDP IELTS
- IELTS Speaking: How to perform at your best in part 1 — IDP IELTS
Terakhir diperiksa 17 September 2026