Writing Task 2

Periksa bentuk esaimu sebelum ada yang menilainya

Tempel esaimu. Alat ini memeriksa panjang, pembagian paragraf, kata penghubung, pengulangan, dan apakah kamu sudah menjawab pertanyaannya — hal-hal yang sudah mengurangi band sebelum tata bahasa ikut berperan. Apa pun yang kamu tempel tidak pernah keluar dari browser.

Hanya struktur Ini bukan skor band. Alat ini tidak pernah membaca makna kalimatmu, jadi tidak bisa menilai Task Response (tanggapan terhadap tugas) atau tata bahasa — yang diperiksanya adalah bentuk yang pertama kali dilihat penguji.

Esaimu

0 kata

Minimal 250. Tidak ada yang disimpan atau diunggah.

Timer ujian opsional 0:00 / 40:00

Pemeriksaan juga berjalan sendiri sesaat setelah kamu berhenti mengetik, begitu esaimu melewati 50 kata.

Sepuluh pemeriksaan

Apa saja yang diperiksa

Setiap pemeriksaan menampilkan angka yang ditemukan, satu baris yang menjelaskan artinya, dan alasan hal itu penting bagi penguji. Tidak ada yang disembunyikan di balik satu skor.

  1. Panjang — jumlah kata dibandingkan dengan batas minimal 250, dihitung seperti cara penguji menghitungnya.
  2. Paragraf — berapa banyak, mana yang pendahuluan dan mana yang kesimpulan, serta paragraf yang terlalu pendek atau terlalu panjang.
  3. Posisi — apakah pendahuluanmu benar-benar menyatakan pendirianmu.
  4. Kesimpulan — apakah paragraf terakhir terbaca sebagai kesimpulan, dan apakah ia menyelipkan gagasan baru.
  5. Kata penghubung — alat kohesi apa yang kamu pakai, seberapa sering, dan berapa kali per 100 kata.
  6. Pengulangan — kata isi yang paling sering kamu pakai, tanpa menghitung kosakata dari pertanyaan itu sendiri.
  7. Panjang kalimat — rata-rata dan terpanjang, ditambah paragraf yang hanya berisi kalimat pendek.
  8. Cakupan pertanyaan — gagasan mana dari soal yang masuk ke dalam esai.
  9. Register — bentuk singkat (contraction) dan frasa santai, beserta alternatif formalnya.
  10. Pembuka hafalan — kalimat pembuka templat yang dibaca penguji setiap hari.

Ditulis dengan cara yang sama seperti panduan struktur Task 2 kami, jadi keduanya tidak akan pernah saling bertentangan.

Dapatkan skor yang sebenarnya

Siap untuk skor yang sebenarnya?

IELTS Mentor AI menilai esai Task 2 lengkap — dan Task 1 — berdasarkan empat kriteria Writing, dan menunjukkan kalimat mana yang memengaruhi band.

Tampilan aplikasi dalam bahasa Inggris; situs ini menjelaskannya dalam bahasa Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang bisa dikatakan halaman ini tentang esai Task 2, dan apa yang tidak.

Apakah ini skor band IELTS?

Bukan. Halaman ini memeriksa bentuk esai — panjang, pembagian paragraf, posisi, kohesi, pengulangan, dan register — dan tidak ada yang membaca makna kalimatmu yang sebenarnya. Band berasal dari penguji yang menilai tanggapanmu terhadap pertanyaan, kosakata, dan tata bahasamu secara bersamaan. Anggap laporan struktur yang bersih sebagai titik awal yang seharusnya sudah kamu capai, bukan sebagai skor.

Berapa panjang esai IELTS Writing Task 2 yang ideal?

Minimal 250 kata, dan dalam praktiknya sekitar 260 sampai 320. Menulis di bawah batas minimal langsung merugikanmu, sedangkan memanjangkan esai sampai 400 kata tidak menaikkan skor dengan sendirinya — pada esai panjang yang ditulis terburu-buru, ketepatan biasanya runtuh di paragraf terakhir. Usahakan aman di atas 250 kata dan masih punya waktu untuk memeriksa tulisanmu.

Berapa paragraf yang sebaiknya ditulis di Task 2?

Empat adalah bentuk paling aman bagi kebanyakan peserta tes: satu pendahuluan yang menyatakan posisimu, dua paragraf isi yang masing-masing mengembangkan satu gagasan, dan satu kesimpulan yang menegaskan kembali posisi tanpa menambahkan hal baru. Lima paragraf cocok jika kamu memang punya gagasan ketiga yang dikembangkan. Dua paragraf isi yang matang selalu mengalahkan tiga paragraf yang tipis. Struktur yang berhasil untuk pertanyaan apa pun menguraikan tugas tiap paragraf.

Apakah kata penghubung menaikkan skor IELTS Writing kamu?

Hanya jika dipakai dengan tepat dan alami. Kohesi dihargai karena menunjukkan hubungan yang nyata antargagasan, jadi penghubung yang pas memang pantas ada. Membuka setiap kalimat dengan penghubung akan terlihat dan menurunkan nilai, karena terbaca mekanis, bukan sebagai pengorganisasian. Satu atau dua alat yang ditempatkan dengan baik per paragraf adalah target yang lebih sehat daripada daftar yang dihafal sebelumnya.