IELTS Speaking Part 2 · Buku, film, dan media

Describe a book you read recently

Ceritakan buku yang baru-baru ini kamu baca

Cue card (kartu topik)

Describe a book you read recentlyCeritakan buku yang baru-baru ini kamu baca

You should say:

  • what the book was abouttentang apa buku itu
  • why you decided to read itmengapa kamu memutuskan untuk membacanya
  • how you felt about itbagaimana perasaanmu tentang buku itu

and explain whether you would recommend it to other peopledan jelaskan apakah kamu akan merekomendasikannya kepada orang lain

Di halaman ini

Cara menjawab cue card ini

Penguji di sini tidak menguji pendapat sastramu, tetapi apakah kamu bisa menceritakan dan menggambarkan sesuatu dengan cukup panjang, dengan awal, tengah, dan refleksi yang jelas. Jebakannya adalah meringkas alur seperti resensi buku, lalu kehabisan bahan untuk menceritakan reaksimu sendiri. Sudut yang paling mudah adalah buku yang kamu baca karena alasan yang nyata: direkomendasikan teman, dibutuhkan untuk kuliah, kamu ambil di bandara, atau sedang dibicarakan semua orang di sekitarmu. Alasan itu memberimu bahan yang alami untuk poin “why you decided to read it”.

Kamu tidak perlu memilih buku yang mengesankan atau akademis. Novel populer atau buku nonfiksi sederhana yang bisa kamu ceritakan dengan percaya diri dalam bahasa Inggris selalu mendapat skor lebih tinggi daripada karya klasik sulit yang hanya kamu ingat setengah-setengah. Kalau kamu memang tidak bisa mengingat buku yang baru-baru ini kamu baca, tidak apa-apa menceritakan buku yang lebih lama, dan mengatakannya dengan jujur ketika penguji menanyakan waktunya di pertanyaan lanjutan.

Gunakan sekitar 25–30 detik untuk menjelaskan tentang apa buku itu, dengan waktu yang kurang lebih sama untuk alasan kamu memilihnya. Lalu biarkan bagian “how you felt” dan “would you recommend it” berjalan lebih lama, karena di situlah bahasa opini dan struktur kalimat yang lebih kompleks muncul dengan wajar.

Kosakata yang memperkuat jawaban ini

Kata atau frasa Artinya Dalam kalimat
a page-turner buku yang seru dan sulit ditinggalkan It turned out to be a real page-turner, so I finished it in under a week.
to get hooked on something cepat menjadi sangat tertarik pada sesuatu I got hooked on it after the first chapter, honestly.
a plot twist perubahan alur yang tak terduga There’s a plot twist near the end that I genuinely didn’t see coming.
to come highly recommended sangat direkomendasikan oleh orang lain It came highly recommended by a colleague of mine.
to strike a chord terasa bermakna dan dekat dengan diri sendiri One of the characters’ struggles really struck a chord with me.
an easy read buku yang sederhana dan cepat dibaca It’s an easy read, so it’s good for someone getting back into books.
to put a book down berhenti membaca, sering sebelum selesai I couldn’t put it down once I reached the middle.
food for thought gagasan yang membuatmu berpikir lebih dalam sesudahnya It gave me a lot of food for thought about how I make decisions.
a slow burn sesuatu yang berkembang pelan-pelan, bukan cepat It’s a bit of a slow burn at the start, but it pays off.
to lose yourself in something tenggelam sepenuhnya dalam suatu kegiatan I lost myself in it on a long train journey.

Rencana satu menit

Catatan yang bisa kamu tulis selama satu menit persiapan:

  • what: novel, family across three generations, one city
  • why: friend recommended it, everyone at work reading it
  • feeling: slow start, hooked by chapter three, one twist
  • recommend: yes, but warn about slow opening
  • closing: made me think about my own family stories

Jawaban yang sama di Band 6, 7, dan 8

Tiga contoh jawaban di bawah ini menceritakan kisah yang persis sama — hanya bahasanya yang berubah. Arahkan kursor ke frasa yang disorot, atau ketuk frasa itu, untuk melihat apa yang akan diperhatikan penguji. Anggap semuanya sebagai gambaran bunyi tiap band, bukan naskah untuk dihafal.

Band 6

A book I read quite recently is a novel that follow three generationKesesuaian subjek dan kata kerja serta bentuk jamak yang hilang: seharusnya “follows three generations” of the same family who live in the same city for about sixty years. It is not a book I chose myself, actually — a friend recommend it to meKesalahan sesaat pada tenses: seharusnya “recommended” after I said I want something longer and more, erPenanda jeda alami, kata pengisi yang ringan, absorbing than what I was reading before, and also half of my office was talking about it at the same time, so I got curious. I admit the first chapter was very slowKosakata dasar yang berulang; it took me a while to know who is related to who. But around chapter three, I got properly hooked, mostly because of a plot twist about one of the grandparents that changed how I understood a earlier partKesalahan artikel: seharusnya “an earlier part” of the story. Overall, I felt really moved by it at the end, more than I expected. It give meKesalahan kesesuaian subjek dan kata kerja: seharusnya “gives” atau “gave” a lot to think about my own family, actually, and the stories that never really pass down between generations. Would I recommend it? Yes, for sure, but I would warn a person that the beginning needKesalahan kesesuaian subjek dan kata kerja: seharusnya “needs” some patience. Once it starts going, though, it is the kind of book you lose yourself in, and I finished the last hundred pages in one evening.

Band 7

A book I read fairly recently is a novel that follows three generations of the same family living in the same city over about sixty years. It’s not a book I would have picked up on my own, actually — a friend recommended it after I mentioned wanting something a bit longer and more absorbing than what I’d been reading, and it also seemed to be what half my office was talking about, so curiosity got the better of meFrasa wacana alami yang menutup kalimat. I’ll admit the opening chapters were a slow burnKosakata idiomatis dan alami; it took me a little while to keep track of who was related to whom. But by around the third chapter, I was properly hooked, partly because of a plot twist involveKesalahan sesaat kecil: seharusnya “involving” one of the grandparents that completely changed how I understood an earlier part of the story. Overall, I felt genuinely moved by it by the end, more than I expected. It gave me a lot of food for thoughtFrasa idiomatis yang dipakai dengan alami about my own family, actually, and the stories that never really get passed down between generations. Would I recommend it? Yes, definitely, though I’d warn whoever I recommend it to that the beginning demands a bit of patienceStruktur klausa nomina kompleks yang dipakai dengan tepat.

Band 8

A book I read fairly recently is a novel following three generations of the same family living in the same city over roughly sixty years. It’s not a book I’d have picked up on my own, if I’m honestConditional perfect yang dipakai dengan alami — a friend recommended it after I mentioned wanting something longer and more absorbing than what I’d been reading, and it also seemed to be what everyone in my office was talking about, so curiosity got the better of meUngkapan idiomatis yang alami. I’ll admit the opening chapters amount to something of a slow burn; it took me a while to keep track of who was related to whomPertanyaan tersemat yang tepat dengan “whom”. By around the third chapter, though, I was thoroughly hookedPenanda waktu di awal kalimat menambah kefasihan, partly owing to a plot twist involving one of the grandparents that entirely reshaped how I’d understoodParafrasa yang tepat dan alami an earlier part of the story. Overall, I found myself genuinely moved by the end, more than I’d anticipated. It gave me plenty of food for thought about my own family, and the stories rarely passed down between generations. Would I recommend it? Absolutely, though I’d warn anyone that the opening demands real patience. Once it gets going, though, it’s the sort of book you lose yourself in entirelyFrasa penutup yang idiomatis, and I ended up finishing the last hundred pages in a single evening.

Apa yang menaikkan band

  • Kesalahan kesesuaian subjek dan kata kerja di Band 6 (“that follow three generation”, “It give me”) sudah hilang di Band 7 dan tidak pernah muncul lagi di Band 8.
  • Band 6 mengulang “very slow”; Band 7 menaikkannya menjadi “a slow burn”; Band 8 mempertahankan idiom itu dan mengembangkannya dengan “amount to something of a slow burn.”
  • Band 6 hampir tidak punya frasa penghubung; Band 7 menambahkan satu penutup yang alami (“so curiosity got the better of me”); Band 8 memakai penanda waktu di awal kalimat yang lancar (“By around the third chapter, though, I was thoroughly hooked”).

Kesalahan umum di cue card ini

  • Menceritakan seluruh alur dengan detail, alih-alih menyeimbangkan alur, alasan, dan reaksi pribadi.
  • Memilih buku yang sebenarnya tidak bisa kamu ceritakan dalam bahasa Inggris, lalu macet di tengah jawaban.
  • Memberi opini satu kata (“it was good”) alih-alih reaksi yang spesifik dan dijelaskan.
  • Melupakan poin terakhir sehingga tidak pernah benar-benar mengatakan apakah kamu akan merekomendasikannya.

Pertanyaan Part 3 yang sering menyusul

Setelah giliran bicara dua menitmu, penguji biasanya melanjutkan ke diskusi Part 3 yang berkaitan — ini jenis pertanyaan lanjutan yang sering muncul seputar topik ini.

  1. Do you think people read less than they used to?Menurutmu, apakah orang sekarang lebih jarang membaca dibanding dulu?
  2. What are the advantages of reading fiction compared to non-fiction?Apa kelebihan membaca fiksi dibanding nonfiksi?
  3. Should schools require students to read certain books?Haruskah sekolah mewajibkan siswa membaca buku tertentu?
  4. How has technology changed the way people read?Bagaimana teknologi mengubah cara orang membaca?

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana kalau sudah lama saya tidak membaca satu buku sampai tamat?

Pilih buku terbaru yang masih kamu ingat dengan jelas, meski sudah beberapa bulan lalu. Kartu ini tidak mengharuskan bukunya benar-benar baru, hanya menuntut kamu bisa menggambarkannya dengan detail yang nyata.

Bolehkah saya membahas audiobook?

Boleh, audiobook dihitung sebagai membaca untuk kartu ini. Cukup siapkan diri kalau-kalau penguji mengajukan pertanyaan lanjutan tentang perbedaan antara membaca dan mendengarkan.

Lebih baik memilih fiksi atau nonfiksi?

Keduanya sama baiknya. Fiksi biasanya memberi lebih banyak bahan tentang tokoh dan alur, sedangkan nonfiksi memberi lebih banyak bahan tentang apa yang kamu pelajari. Pilih saja yang paling alami untuk kamu ceritakan.

Cue card lain dalam kelompok ini

Satu cue card setiap hari di Telegram

Kartu Part 2 baru setiap pagi, dan satu topik kosakata setiap hari Minggu.

Gabung ke channel

Latih ini dengan umpan balik AI seketika

Rekam jawabanmu di aplikasi dan dapatkan analisis tata bahasa, kosakata, kefasihan, dan pelafalanmu dalam hitungan detik.

Tampilan aplikasi dalam bahasa Inggris; situs ini menjelaskannya dalam bahasa Indonesia.

Terkait di seluruh situs

Semua cue card →