Describe a city you have been to and would like to visit again
Ceritakan kota yang pernah kamu kunjungi dan ingin kamu kunjungi lagi
Describe a city you have been to and would like to visit againCeritakan kota yang pernah kamu kunjungi dan ingin kamu kunjungi lagi
You should say:
- which city it is and when you went therekota apa itu dan kapan kamu ke sana
- what you did and saw during your visitapa yang kamu lakukan dan lihat selama kunjunganmu
- what you did not manage to do the first timeapa yang belum sempat kamu lakukan pada kunjungan pertama
and explain why you would like to go backdan jelaskan mengapa kamu ingin kembali ke sana
Latih kartu ini
Satu menit untuk merencanakan, dua menit untuk berbicara, persis seperti ujian. Rekamanmu tidak pernah keluar dari perangkatmu.
01:00
02:00
- which city it is and when you went there
- what you did and saw during your visit
- what you did not manage to do the first time
Rekaman ini hanya tersimpan di browser.
Ingin skor band untuk jawaban ini?
Penguji AI di aplikasi menilai jawabanmu berdasarkan Fluency and Coherence, Lexical Resource, Grammatical Range and Accuracy, dan Pronunciation, lalu memberimu rentang band.
Aplikasi berbayar: berapa harganya · penagihan dan pengembalian dana · Dukungan
Belum yakin posisimu di mana? Ikuti penilaian mandiri tiga menit →
Atau ikuti mock test lengkap →
Ingin kartu untuk besok dikirim kepadamu? Gabung ke channel Telegram →
Di halaman ini
Cara menjawab cue card ini
Kartu ini memeriksa apakah kamu bisa menggambarkan tempat yang kamu kenal lalu menatap ke depan, berpindah dari cerita masa lalu ke keinginan di masa depan. Penguji mendengarkan peralihan yang rapi antara “I went”, “we saw”, dan “I would like to”, serta bahasa deskriptif yang membuat kota itu mudah dibayangkan, bukan sekadar daftar tempat wisata terkenal.
Sudut yang paling mudah dan jujur adalah kota yang pernah kamu kunjungi sekali dan kamu tinggalkan dengan urusan yang belum selesai: museum yang waktunya tidak cukup, musim yang terlewat, atau lingkungan yang hanya kamu lewati. Celah itu memberimu alasan “mengapa ingin kembali” tanpa perlu mengarang. Pilih satu atau dua kenangan yang jelas, seperti perjalanan dengan kapal feri atau jalanan saat senja, daripada mencoba mencakup seluruh kota.
Pakai satu menit persiapan untuk memilih kota, dua detail yang akan kamu gambarkan, dan satu hal yang belum kamu lakukan. Lalu beri poin pertama hanya satu atau dua kalimat, habiskan sebagian besar waktumu untuk apa yang kamu lihat, dan sisakan setengah menit untuk baris explain, di mana bentuk kata kerja masa depan menunjukkan ragam bahasamu.
Kosakata yang memperkuat jawaban ini
Frasa-frasa ini menggambarkan sebuah kota dan keinginan untuk kembali dengan lebih tepat daripada “nice” dan “big”.
| Kata atau frasa | Artinya | Dalam kalimat |
|---|---|---|
| skyline | bentuk gedung-gedung yang tampak di depan langit (siluet kota) | The skyline slid past as we crossed the water. |
| bustling | penuh aktivitas yang ramai dan bising | The old market was bustling from early morning. |
| off the beaten track | jauh dari rute wisata yang biasa | We found a tiny café off the beaten track. |
| scratch the surface | hanya melihat atau mengetahui sebagian kecil dari sesuatu | After five days I felt I had only scratched the surface. |
| unfinished business | sesuatu yang sudah dimulai tetapi belum diselesaikan | The cistern is my unfinished business with that city. |
| soak up the atmosphere | menikmati suasana suatu tempat dengan santai | We sat by the harbour and soaked up the atmosphere. |
| a vibrant mix | perpaduan yang hidup dari berbagai hal yang berbeda | The streets are a vibrant mix of old and new. |
| run out of time | kehabisan waktu untuk menyelesaikan sesuatu | We ran out of time before we reached the islands. |
| steeped in history | penuh dengan kisah lama yang penting | The whole district felt steeped in history. |
| long to go back | sangat ingin kembali | I still long to go back in autumn. |
Rencana satu menit
Catatan yang bisa kamu tulis selama satu menit persiapan:
- city and when: Istanbul, March 2023, with my cousin, five days
- what we did: Bosphorus ferry, Galata tower at dusk, street snacks
- what we missed: the underground cistern, the islands, no time
- why again: unfinished business, autumn, only scratched the surface
Jawaban yang sama di Band 6, 7, dan 8
Tiga contoh jawaban di bawah ini menceritakan kisah yang persis sama — hanya bahasanya yang berubah. Arahkan kursor ke frasa yang disorot, atau ketuk frasa itu, untuk melihat apa yang akan diperhatikan penguji. Anggap semuanya sebagai gambaran bunyi tiap band, bukan naskah untuk dihafal.
Band 6
I want to talk about Istanbul, a city I visited in March 2023 with my cousin Aziza. We stayed there for five days and we visitKesalahan sesaat pada tenses: seharusnya “visited” many places, but the thing I remember best is the ferry across the Bosphorus. It wereKesalahan kesesuaian subjek dan kata kerja: seharusnya “It was” a very nice trip, with birds behind the boat and old mosques on the big skylineKata sifat dasar; membatasi Lexical Resource. We also went to the Galata area and climbed the tower in the evening, and we eatKesalahan sesaat pada tenses: seharusnya “ate” simit in the street almost every day. But there is one thing we did not see, the Basilica Cistern, because the queue was too long and our flight isKesalahan sesaat pada tenses: seharusnya “was” early the next morning. I also want seeKata “to” hilang: seharusnya “want to see” the Princes’ Islands, which we erPenanda jeda yang wajar, kata pengisi kecil did not have time for. So I would like to go back in autumn, when there are fewer people. The city is very interestingKata sifat dasar; membatasi Lexical Resource and I think I only saw a small part of it, so I hope I can visit again one day, maybe with my family, because I think they would enjoy it as much as I did.
Band 7
I’d like to talk about Istanbul, which I visited in March 2023 with my cousin Aziza. We spent five days there and packed in a lot of sightseeing, but what I remember best is crossing the Bosphorus on the commuter ferry, with gulls following the boat and the skyline of old mosques sliding slowly pastFrasa kata kerja yang hidup dan tepat. We also wandered around the Galata district, climbed the tower at dusk and ate simit on the pavement almost every day, which became a small ritual for the two of us. There was one thing we missed, though: the Basilica Cistern, because the queue was far longer than we’d expectedStruktur perbandingan dengan ekspektasi yang dilaporkan and our flight left early the next morning. We also didn’t hadKesalahan bentuk kata kerja: seharusnya “didn’t have” time for the Princes’ Islands. That’s really why I’d like to go backFrasa penghubung yang memperkenalkan penjelasan, ideally in autumn, when the city is quieter. It feels steeped in historyKolokasi yang alami dan tepat, and I came home with the impression that I’d only scratched the surface, so I’m already thinking about a second trip, and this time I’d keep a whole day for the islands and another one just for wandering without a plan.
Band 8
I’d like to talk about Istanbul, which I visited in March 2023 with my cousin Aziza, and which I’m hoping to see again within a couple of years. We spent five days there and packed in a great deal, yet what I remember best is simply crossing the Bosphorus on the commuter ferry, with gulls trailing the boat and the skyline of old mosques sliding slowly past. We wandered around the Galata district, climbed the tower at dusk and ate simit on the pavement more often than I’d care to admit, which became a small ritual for the two of us. What we somehow missed was the Basilica CisternKalimat belah (cleft sentence) yang memberi penekanan alami, because the queue was far longer than we’d expected and our flight left early the next morning, and we ran out of time for the Princes’ Islands too. That unfinished business is a large part of why I’d like to return, ideally in autumn, when the city is quieter. It feels like a place where centuries are layered on top of one anotherUngkapan idiomatis yang kaya gambaran, and I came home convinced that I’d only scratched the surface, so I’m already planning a second trip, with a whole day set aside for the islands and another for wandering without an itinerary.
Apa yang menaikkan band
- Kesalahan sesaat pada tenses di Band 6 (“we visit”, “we eat”, “our flight is”) diperbaiki di Band 7 dan tidak muncul lagi di Band 8, dan “It were” di Band 6 menjadi bentuk lampau yang bersih.
- Band 6 bergantung pada “very nice” dan “very interesting”; Band 7 menggambarkan pemandangan yang sama dengan “sliding slowly past” dan “steeped in history”, dan Band 8 menambahkan gambaran abad-abad yang bertumpuk satu di atas yang lain.
- Band 6 menyatakan alasan untuk kembali dalam satu kalimat biasa; Band 7 memperkenalkannya dengan “That’s really why”; Band 8 mengubah tempat-tempat yang terlewat menjadi “unfinished business” dengan kalimat belah untuk penekanan.
Kesalahan umum di cue card ini
- Mendaftar tempat wisata terkenal satu demi satu, bukan menggambarkan dua atau tiga momen yang benar-benar kamu alami.
- Melupakan bagian “would like to visit again” dan mengakhiri jawaban setelah menggambarkan kunjungan pertama.
- Terpeleset ke present tense saat menceritakan perjalanan, atau memakai past tense saat membicarakan rencana ke depan.
- Memberi alasan untuk kembali yang hanya “indah”, yang mengulang deskripsi dan tidak menjelaskan keinginannya.
Pertanyaan Part 3 yang sering menyusul
Setelah giliran bicaramu yang berlangsung satu sampai dua menit, penguji biasanya melanjutkan ke diskusi Part 3 yang berkaitan — ini jenis pertanyaan lanjutan yang sering muncul seputar topik ini.
- Why do some people visit the same city several times instead of choosing somewhere new?Mengapa sebagian orang mengunjungi kota yang sama berkali-kali dan tidak memilih tempat baru?
- Is it better to see a few places properly or many places quickly on a trip?Mana yang lebih baik dalam sebuah perjalanan: melihat beberapa tempat dengan saksama atau banyak tempat dengan cepat?
- How can tourism change the character of a historic city?Bagaimana pariwisata bisa mengubah karakter sebuah kota bersejarah?
- Do you think people learn more about a city by walking or by using public transport?Menurutmu, apakah orang lebih banyak belajar tentang sebuah kota dengan berjalan kaki atau dengan naik transportasi umum?
- What can cities do to make visitors feel welcome?Apa yang bisa dilakukan kota agar pengunjung merasa disambut?
Pertanyaan yang sering diajukan
Bolehkah saya memilih kota di negara saya sendiri untuk cue card ini?
Boleh. Kartu ini hanya meminta kota yang pernah kamu kunjungi dan ingin kamu kunjungi lagi, jadi kota di negaramu sendiri sama sekali tidak masalah. Yang penting, kamu menggambarkannya dengan detail yang nyata dan memberi alasan yang masuk akal untuk ingin kembali.
Apakah saya perlu alasan yang mendalam untuk ingin kembali?
Tidak. Alasan yang sederhana dan jujur sudah cukup baik, misalnya sesuatu yang terlewat, musim yang ingin kamu lihat, atau seseorang yang ingin kamu temui di sana. Penguji memperhatikan seberapa jelas kamu menjelaskannya, bukan seberapa dramatis alasannya.
Bagaimana kalau saya hanya pernah mengunjungi kota itu sekali dan sebentar?
Kunjungan singkat justru membantu di sini, karena memberimu alasan alami untuk kembali. Gambarkan apa yang sempat kamu lihat, sebutkan satu atau dua hal yang terlewat, lalu pakai itu untuk menjelaskan mengapa kamu ingin kembali suatu hari nanti.
Cue card lain dalam kelompok ini
Describe a city you would like to live in
Cue card IELTS Speaking Part 2 yang sering muncul tentang kota yang ingin kamu tinggali, lengkap dengan rencana satu menit, kosakata, dan contoh jawaban Band 7–8.
Describe a place you visited that you would recommend to others
Cue card IELTS Speaking Part 2 yang sering muncul tentang tempat yang layak kamu rekomendasikan, lengkap dengan rencana satu menit, kosakata, dan contoh jawaban yang sama di Band 6, 7, dan 8.
Describe a historical place you have visited
Cara menjawab cue card IELTS Speaking Part 2 tentang tempat bersejarah yang pernah kamu kunjungi, dengan kosakata yang berguna dan contoh jawaban Band 7–8 yang lengkap.
Satu cue card setiap hari di Telegram
Kartu Part 2 baru setiap pagi, dan satu topik kosakata setiap hari Minggu.
Latih ini dengan umpan balik AI seketika
Rekam jawabanmu di aplikasi dan dapatkan analisis tata bahasa, kosakata, kefasihan, dan pelafalanmu dalam hitungan detik.
Aplikasi berbayar: berapa harganya · penagihan dan pengembalian dana · Dukungan
Tampilan aplikasi dalam bahasa Inggris; situs ini menjelaskannya dalam bahasa Indonesia.