IELTS Speaking · Part 1 dan Part 3

Pertanyaan IELTS Speaking: Lelucon

Pertanyaan tentang lelucon di Part 1 ringan dan personal: apakah kamu suka menceritakan lelucon, siapa yang membuatmu tertawa, humor seperti apa yang kamu nikmati, dan di mana kamu mendengarnya. Kamu tidak harus menceritakan lelucon; jawaban langsung ditambah contoh kecil, seperti seorang teman atau sebuah acara, membuat jawabanmu tetap natural.

Part 3 memakai humor untuk membicarakan budaya, usia, dan komunikasi, dengan menanyakan mengapa orang tertawa bersama, mengapa lelucon sulit diterjemahkan antarbahasa, dan apakah pelawak harus punya batasan. Siapkan satu pandangan yang jelas tentang humor di tempat kerja atau kehidupan publik, lalu latih membandingkan generasi atau budaya disertai alasan.

Pertanyaan Part 1

Singkat, personal, dalam present tense. Jawab pertanyaannya langsung lebih dulu, lalu tambahkan satu detail yang disarankan kiat — pengembangan itulah yang membedakan jawaban satu kalimat dari jawaban Band 7.

  1. Do you like telling jokes?

    Apakah kamu suka menceritakan lelucon?

    Cara mengembangkannyaJawab ya atau tidak, lalu tambahkan alasan singkat.

  2. Who is the funniest person you know?

    Siapa orang paling lucu yang kamu kenal?

    Cara mengembangkannyaSebutkan orangnya, lalu apa yang membuatnya lucu.

  3. What kind of jokes do you find funny?

    Lelucon jenis apa yang menurutmu lucu?

    Cara mengembangkannyaSebutkan satu jenis, lalu beri satu alasan.

  4. Do you often laugh with your friends?

    Apakah kamu sering tertawa bersama teman-temanmu?

    Cara mengembangkannyaSebutkan seberapa sering, lalu gambarkan satu momen yang khas.

  5. Where do you usually hear jokes?

    Di mana biasanya kamu mendengar lelucon?

    Cara mengembangkannyaSebutkan satu tempat atau sumber, lalu beri contoh.

  6. Did you hear many jokes when you were a child?

    Apakah kamu banyak mendengar lelucon saat kecil?

    Cara mengembangkannyaBandingkan dulu dengan sekarang dalam satu kalimat tambahan.

  7. Do you remember a joke that made you laugh a lot?

    Apakah kamu ingat lelucon yang membuatmu tertawa terbahak-bahak?

    Cara mengembangkannyaGambarkan dalam satu kalimat, lalu mengapa lelucon itu berhasil.

  8. Do you like funny films or television programmes?

    Apakah kamu suka film atau acara televisi yang lucu?

    Cara mengembangkannyaJawab ya atau tidak, lalu sebutkan satu contoh.

  9. Are you good at remembering jokes?

    Apakah kamu pandai mengingat lelucon?

    Cara mengembangkannyaBeri jawaban jujur, lalu katakan mengapa.

  10. Do you tell jokes in English?

    Apakah kamu menceritakan lelucon dalam bahasa Inggris?

    Cara mengembangkannyaJawab ya atau tidak, lalu katakan bagaimana rasanya.

  11. Is there a type of joke you do not enjoy?

    Adakah jenis lelucon yang tidak kamu nikmati?

    Cara mengembangkannyaSebutkan satu, lalu mengapa lelucon itu tidak menarik bagimu.

  12. Do you think a sense of humour is important?

    Menurutmu, apakah selera humor itu penting?

    Cara mengembangkannyaPilih satu sisi, lalu beri satu alasan.

Pertanyaan Part 3

Topik yang sama, di tingkat abstrak yang dituju penguji setelah cue card kamu. Pertanyaan ini menuntut penalaran — sikap, sebab, contoh, pengakuan atas sisi lain — bukan deskripsi tentang kehidupanmu sendiri.

  1. Why do people enjoy laughing together?

    Mengapa orang senang tertawa bersama?

    Cara menyusunnyaBeri satu alasan, lalu contoh singkat.

  2. Is the sense of humour the same in every culture?

    Apakah selera humor sama di setiap budaya?

    Cara menyusunnyaSampaikan pandangan, lalu beri satu contoh perbedaan.

  3. Do you think older and younger people find different things funny?

    Menurutmu, apakah orang yang lebih tua dan yang lebih muda menganggap hal yang berbeda sebagai lucu?

    Cara menyusunnyaBandingkan kedua kelompok, lalu kemukakan satu alasan.

  4. Can humour be useful in the workplace?

    Bisakah humor berguna di tempat kerja?

    Cara menyusunnyaAmbil posisi, lalu akui satu kemungkinan risiko.

  5. Should comedians be allowed to joke about any subject?

    Haruskah pelawak diizinkan bercanda tentang topik apa pun?

    Cara menyusunnyaNyatakan pendirian, lalu akui pandangan yang berlawanan.

  6. How has the internet changed the way people share jokes?

    Bagaimana internet mengubah cara orang membagikan lelucon?

    Cara menyusunnyaSebutkan perubahan utamanya, lalu satu dampak konkret.

  7. Why can a joke be difficult to understand in another language?

    Mengapa lelucon bisa sulit dipahami dalam bahasa lain?

    Cara menyusunnyaSebutkan satu penyebab, lalu beri contoh.

  8. Is humour a good way to deal with stress?

    Apakah humor cara yang baik untuk menghadapi stres?

    Cara menyusunnyaAmbil posisi, lalu dukung dengan satu situasi.

  9. Does laughing really make people healthier?

    Benarkah tertawa membuat orang lebih sehat?

    Cara menyusunnyaSampaikan pandangan, lalu timbang bukti yang kamu ketahui.

  10. How might humour in the media change in the future?

    Bagaimana humor di media mungkin berubah di masa depan?

    Cara menyusunnyaPrediksikan satu tren, lalu jelaskan apa yang mendorongnya.

Latih topik ini

Ucapkan jawabannya dengan suara keras, lalu ikuti tes lengkap

Membaca pertanyaan dan menjawabnya adalah dua keterampilan yang berbeda. Kerjakan daftar di atas dengan suara keras, lalu bawa topik ini ke tes lengkap berwaktu, tempat kamu tidak bisa berhenti untuk berpikir.

Jalankan mock test dengan topik ini

Part 1, cue card, lalu Part 3 — berwaktu, di browser, sekitar 13 menit.

Satu cue card setiap hari di Telegram

Kartu Part 2 baru setiap pagi, dan satu topik kosakata setiap hari Minggu.

Gabung ke channel

Latih ini dengan umpan balik AI seketika

Rekam jawabanmu di aplikasi dan dapatkan analisis tata bahasa, kosakata, kefasihan, dan pelafalanmu dalam hitungan detik.

Aplikasi berbayar: berapa harganya · penagihan dan pengembalian dana · Dukungan

Tampilan aplikasi dalam bahasa Inggris; situs ini menjelaskannya dalam bahasa Indonesia.

Topik lain

Semua pertanyaan Speaking →